
Tren olahraga lari terus mengalami peningkatan, semakin banyak orang yang menekuni kegiatan ini. Bahkan kini lari bukan hanya sebagai aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran, tapi sudah menjelma menjadi gaya hidup yang digemari banyak orang di Indonesia. Dari pelari pemula yang baru mencoba 5K pertamanya, sampai marathoner berpengalaman yang rutin berlatih setiap harinya.
Dengan meningkatnya tren lari ini, berpengaruh pada peningkatan antusiasme pelari terhadap event lari di Indonesia. Kalender race lari semakin padat, slot pendaftaran semakin cepat habis, dan komunitas lari tumbuh di berbagai kota. Para pelari juga tidak perlu merasa khawatir tidak kebagian slot, karena memang ada banyak peluang untuk daftar event lari 2026.
Banyak sekali pilihan yang bisa kamu ikuti, tinggal kamu sesuaikan tanggal, jadwal, kategori dan lokasi event lari. Meningkatnya minat pelari untuk ikut event lari karena acara ini bisa menjadi pemicu agar mereka lebih disiplin berlatih dan meningkatkan performa. Buat kamu yang merasa stuck performa larinya atau ingin merasakan euforia ketika race, berikut adalah daftar event lari 2026 di Indonesia!
Buat kamu yang sudah rutin latihan dan merasa performanya sudah cukup baik untuk mengikuti event lari, kamu bisa memilih event lari di bulan Maret hingga Mei. Kebanyakan daftar event lari 2026 dibawah ini sudah dibuka pendaftarannya, kalau memang kamu mau ikut harus segera memeriksa ketersediaannya sebelum kehabisan.
Berikut adalah jadwal event lari di bulan Maret hingga Mei 2026:
7 Maret: SAHURUN, Kawasan GBK, Jakarta
29 Maret: BTN Run, Ancol, Jakarta
29 Maret: Depo Bagoes Run, Gianyar, Bali
5 April: UI Eco Run, Depok
12 April: Perempuan Berlari, Tangerang Selatan
19 April: Haier Women's Day Run 2026, Jakarta
26 April: Adhyaksa International Run, Bali
26 April: Borneo Half Marathon, Samarinda
26 April: Milo Activ Indonesia Race, Jogjakarta
3 Mei: Mangkunegara Run, Solo
10 Mei: Bogorun, Bogor
17 Mei: Kediri Half Marathon, Kediri
17 Mei: Telkomsel Digiland Run 2026, Kawasan GBK, Jakarta
24 Mei: BFI Run 2026, BSD, Tangerang Selatan
30 - 31 Mei: Makassar Half Marathon 2026, Makassar

Sumber: Taman Wisata Candi
Nah, kalau kamu merasa latihan lari milikmu kurang kamu bisa daftar event lari 2026 setelah bulan Mei, mulai dari bulan Juni. Masih ada banyak waktu untuk latihan, sehingga kamu bisa lebih percaya diri untuk ikut race lari. Pilihan ikut race lari di bulan-bulan ini cocok juga untuk kamu yang ingin lari dengan jarak yang cukup jauh, misalnya Half Marathon, Marathon atau bahkan Ultra Marathon.
Berikut adalah daftar race lari yang bisa kamu ikuti dari bulan Juni hingga November:
7 Juni: Run4U 2026, Tangerang Selatan
14 Juni: BTN Jakarta International Marathon, Jakarta
21 Juni: Mandiri Jogja Marathon, Jogjakarta
11 - 12 Juli: Pocari Sweat Run Lombok, Lombok
19 Juli: Milo Activ Indonesia Race, Bandung
26 Juli: Duraking Airforce Run, Bandung
2 Agustus: Milo Activ Indonesia Race, Surabaya
15 Agustus: Titan Run, Tangerang Selatan
23 Agustus: Maybank Marathon, Bali
30 Agustus: JCO Run, Tangerang Selatan
19 - 20 September: Pocari Sweat Run Indonesia, Bandung
20 September: Garmin Run Asia Series Indonesia, Tangerang Selatan
4 Oktober: Crystalin Run Xperience, Jakarta
18 Oktober: Alfamart Run, Jakarta
24 - 25 Oktober: Jakarta Running Festival, Jakarta
16 November: Borobudur Marathon, Magelang
Baca juga: 6 Event Maraton Terbesar di Dunia yang Jadi Incaran Para Pelari!
Selain road run yang biasanya dilakukan di tengah kota, kamu juga bisa memberanikan diri untuk ikut race trail run. Untuk kamu yang lebih suka tantangan dan suka berlari di outdoor, bisa memilih event trail run. Berikut daftar event trail run yang bisa kamu ikuti:
1 Mei: Rinjani 100 2026, Lombok
31 Mei: Bogor Citytrail 2026, Bogor
15 - 17 Mei: BTR Ultra, Bali
6 - 7 Juni: Merbabu Skyrace 2026, Semarang
12 - 14 Juni: Trail of The Kings 2026, Danau Toba, Medan
3-5 Juli: Mantra116, Jawa Timur
7 - 8 November: BTS Ultra, Bromo, Jawa Timur
28 - 30 Agustus: BDG100 Ultra, Bandung
27 September: GTR ULTRA, Semarang
Itulah beberapa daftar event lari 2026 yang sudah tersedia dan resmi dilakukan. Tentunya masih ada kemungkinan adanya penambahan race lari yang belum diumumkan.

Sumber: Runners World
Kalau kamu masih merasa ragu untuk mengikuti race lari, mulai sekarang harus lebih berani mengambil kesempatan ini. Dengan ikut event lari kamu jadi lebih semangat lari dan lebih rutin berlatih karena ada target yang harus dikejar. Nah, sebelum memutuskan untuk mendaftar, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti berikut ini!
Ikut pendaftaran early bird. Dengan meningkatnya minat orang untuk ikut race lari, seringkali slot event lari penuh. Supaya kebagian pastikan kamu ikut pendaftaran awal atau early bird. Biasanya harganya juga lebih murah, sehingga kamu bisa lebih untung.
Harus rutin latihan. Race lari bukanlah lari biasa, butuh persiapan lebih. Sebelum hari h event lari tiba pastikan kamu rutin latihan, setidaknya 8 - 12 minggu sebelumnya terutama jika kamu mengincar kategori Half atau Full Marathon.
Jangan lupa untuk pesan akomodasi lainnya. Race lari pasti diadakan di pagi hari dan lokasi startnya kemungkinan jauh dari tempat tinggalmu. Maka jangan lupa untuk memesan hotel atau transportasi dari jauh-jauh hari pula.
Sebelum ikut race lari, pastikan juga kamu sudah punya smartwatch terbaik untuk mengukur performa lari kamu. Pilihlah Garmin Forerunner 570 yang bisa menemani progres lari kamu hingga hari h event lari. Smartwatch ini punya layar AMOLED cerah, sensor kesehatan yang lengkap dan akurat serta masa penggunaan baterai yang tahan lama. Jam ini juga sudah dilengkapi teknologi Satiq dan GPS multi-band, cocok juga untuk dibawa trail run.
Para pelari, wajib banget untuk memiliki jam tangan dari Garmin ini, dan untuk bisa mendapatkannya kamu bisa membeli di Urban Republic. Ada potongan harga spesial, jaminan barang original dan penawaran gratis ongkir setiap pembelian di Urban Republic. Kalau ingin lebih untung, pastikan kamu sudah bergabung menjadi member MyEraspace dan kumpulkan poinnya!
Baca juga: 6 Tips Trail Run buat Pemula Sebelum Mengikuti Event Trail Run