
Kalau sedang menggunakan laptop ataupun komputer rasanya kurang lengkap jika tidak menggunakan keyboard. Kehadiran keyboard baik itu built, wireless ataupun mechanical keyboard, semuanya akan membuat produktivitas meningkat sekaligus pekerjaan jadi terasa lebih mudah. Tetapi, ketika sudah memiliki aksesoris tambahan itu, kamu harus berkomitmen untuk bisa merawatnya dengan baik pula.
Sebelum membeli aksesoris elektronik tambahan, kamu harus tahu terlebih dahulu bagaimana cara merawatnya, supaya penggunaannya bisa awet dan tahan lama. Ingat, bahwa menjaga kebersihan dan fungsi keyboard itu bagaikan investasi jangka panjang, bagi kamu para pekerja, mahasiswa atau bahkan gamers. Kamu perlu menerapkan beberapa tips merawat keyboard supaya keyboard laptop jadi tidak mudah rusak.
Perlu kamu ketahui juga kalau salah satu penyebab keyboard rusak yang sering terjadi adalah karena kelalaian penggunanya. Jarang membersihkan keyboard, hingga tidak menjaga keyboard dari benturan. Yuk segera hindari kebiasaan-kebiasaan itu dan terapkan tips merawat keyboard berikut ini!
Tips merawat keyboard yang pertama adalah kamu harus rutin membersihkan keyboard secara rutin. Hal ini sering sekali diabaikan, padahal debu dan kotoran yang menumpuk bisa masuk ke sela-sela tombol dan mengganggu kinerja sensor di dalamnya. Akibatnya, tombol bisa terasa macet atau bahkan tidak responsif saat ditekan.
Untuk keyboard laptop atau keyboard wireless, kamu bisa menggunakan kuas halus, kain microfiber, atau compressed air untuk membersihkan sela-sela tombol. Jika ingin lebih higienis gunakan lap lembut yang dibasahi isopropyl alcohol. Sementara kalau kamu pakai keyboard mekanik, kamu bisa melepas keycaps menggunakan keycap puller agar pembersihan lebih maksimal.
Lakukan pembersihan ini minimal satu bulan sekali agar performa keyboard tetap optimal dan tidak mudah rusak. Kalau sudah membersihkannya, coba bandingkan tampilan keyboard sebelum dan sesudah dibersihkan. Pasti jauh lebih bersih dan enak untuk dilihat. Jadi tips yang satu ini juga bisa bantu meningkatkan kesan profesionalmu ketika bekerja.

Sumber: Azio
Keyboard rusak biasanya juga disebabkan karena kamu terlalu kencang dalam menekan keycaps. Kebanyakan orang sering menekan keyboard terlalu keras, terutama saat sedang terburu-buru atau bermain game. Padahal, keyboard modern sudah dirancang untuk merespons sentuhan ringan. Menekan tombol dengan terlalu kuat justru bisa merusak komponen di dalamnya.
Kalau kamu sering melakukan kebiasaan ini lama-kelamaan, tombol bisa menjadi longgar dan tidak berfungsi dengan baik. Selain merusak mekanisme internal, tekanan berlebihan juga bisa membuat huruf pada keycaps cepat pudar. Ini tentu akan mengganggu kenyamanan saat mengetik dalam jangka panjang.
Mulai sekarang, biasakan mengetik dengan tekanan yang ringan dan stabil agar keyboard tetap terjaga kondisinya. Dengan cara ini, kamu juga bisa meningkatkan kecepatan dan efisiensi mengetik. Jadi, bukan hanya awet, tapi juga lebih nyaman digunakan.
Jika kamu menggunakan keyboard mekanik atau keyboard eksternal lainnya, pembaruan firmware adalah hal yang penting. Banyak keyboard modern memiliki firmware yang bisa diperbarui untuk meningkatkan performa. Update ini berisi perbaikan bug, peningkatan stabilitas, hingga optimalisasi fitur. Tanpa pembaruan, keyboard bisa mengalami masalah seperti koneksi menjadi tidak stabil dan kurang responsif.
Untuk melakukan update bisa dilakukan dengan cara mengecek situs resmi dari produsen keyboard milikmu. Proses update ini biasanya berjalan dengan cepat dalam beberapa menit saja keyboard sudah aktif dengan firmware terbaru. Kalau kamu rutin melakukan update ini, keyboard mekanik akan bekerja lebih maksimal dan bisa kamu andalkan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
Baca juga: 6 Cara Menyalakan Lampu Keyboard Laptop dari Berbagai Brand
Tips merawat keyboard yang satu ini pasti sudah diketahui banyak orang tapi masih jarang dilakukan. Kamu perlu menghindari kebiasaan makan atau minum di dekat keyboard, karena hal inilah yang menjadi penyebab utama keyboard rusak. Remahan makanan bisa masuk ke sela tombol dan mengganggu mekanisme di dalamnya.
Lebih parah lagi, tumpahan cairan bisa menyebabkan korsleting di komponen internal keyboard. Terutama jika cairan tersebut mengandung gula yang bisa memicu korosi dan keyboard menjadi lengket. Semua hal ini tidak akan terjadi jika kamu tidak makan atau minum di dekat keyboard. Tetapi jika sudah kejadian dan ada cairan yang tumpah ke keyboard, segera cabut koneksi keyboard dan balikkan posisinya agar cairan tidak masuk lebih dalam.
Keringkan selama 2 -3 hari di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Jangan terburu-buru menggunakannya sebelum keyboard benar-benar kering. Sedangkan kalau remahan makanan bisa dihilangkan dengan cara rutin membersihkannya menggunakan kain microfiber atau compressed air.
Cara kamu menyimpan keyboard ternyata juga berpengaruh terhadap keawetan dan umur penggunaan keyboard. Supaya keyboard laptop atau keyboard mekanik kamu awet, hindari meletakkan keyboard di tempat yang salah. Jangan simpan keyboard ditempat yang lembab, panas, atau terkena sinar matahari langsung.
Kondisi ekstrem seperti ini bisa merusak material dan komponen elektronik di dalamnya. Kalau kamu sering membawa keyboard, gunakan pelindung seperti sleeve atau case. Ini penting untuk menghindari benturan atau tekanan saat berada di dalam tas. Lalu, ketika sedang tidak dipakai tutuplah keyboard dengan kain, supaya debu tidak mudah menempel. Penyimpanan yang tepat akan menjaga keyboard tetap bersih dan aman.

Sumber: PC Mag
Jika kamu menggunakan keyboard mekanik, pembaruan firmware adalah hal yang penting. Banyak keyboard modern memiliki firmware yang bisa diperbarui untuk meningkatkan performa. Update ini biasanya berisi perbaikan bug, peningkatan stabilitas, hingga optimalisasi fitur. Tanpa pembaruan, keyboard bisa mengalami masalah seperti koneksi tidak stabil atau key chatter yang mengganggu penggunaan sehari-hari.
Untuk mengecek pembaruannya, kamu bisa masuk ke situs resmi dari produsen keyboard yang kamu miliki. Proses update biasanya cukup sederhana dan bisa dilakukan dalam beberapa menit saja. Dengan firmware yang selalu update, keyboard kamu akan bekerja lebih maksimal dan tidak mudah rusak. Tips sederhana ini sering diabaikan, padahal dampaknya cukup besar.
Untuk pengguna keyboard kabel, membiarkan keyboard terus terhubung ke komputer bisa meningkatkan risiko kerusakan. Lonjakan listrik atau penggunaan port USB secara terus-menerus dapat memengaruhi umur perangkat. Selain itu, kabel yang terus terpasang juga lebih rentan tertekuk atau terlilit. Ini bisa menyebabkan kerusakan fisik pada kabel dan keyboard rusak karena tidak bisa lagi digunakan.
Sedangkan, kalau kamu menggunakan keyboard wireless dengan dongle USB, sebaiknya cabut juga saat tidak digunakan, supaya tidak longgar. Lalu, untuk keyboard bluetooth, jangan lupa juga untuk matikan koneksinya agar tidak terus bekerja. Kebiasaan seperti ini akan membantu menghemat daya sekaligus menjaga komponen tetap awet dan tahan lama.
Dengan menerapkan tips merawat keyboard di atas, kamu tidak hanya menjaga aksesoris ini tetap bersih, tapi juga memastikan performanya tetap optimal dalam jangka panjang. Perawatan yang konsisten adalah kunci utama agar keyboard tidak cepat rusak. Pilihlah juga keyboard yang praktis supaya bisa dibawa kemanapun kamu pergi, sebagai rekomendasi kamu bisa membeli Logitech K380 Multi Bluetooth Keyboard.
Keyboard ini punya desain yang sangat tipis dan bisa terkoneksi di berbagai perangkat, baik itu komputer, laptop, smartphone, hingga tablet. Koneksinya dijamin stabil, bahkan bisa digunakan hingga jangkauan 10 meter. Kalau memiliki keyboard ini kamu bisa bekerja dimanapun dengan lebih nyaman.
Untuk bisa memiliki perangkat ini kamu bisa membelinya di Eraspace. Ada potongan harga spesial, jaminan barang original, dan penawaran gratis ongkir setiap pembelian di Eraspace. Sebelum membel, pastikan kamu sudah bergabung menjadi member MyEraspace dan kumpulkan poinnya untuk ditukarkan ke berbagai pilihan reward menarik!
Baca juga: 6 Cara Memunculkan Keyboard di Layar Laptop Secara Praktis