
Bekerja dari rumah atau yang akrab disebut Work From Home atau WFH kini bukan lagi sekadar tren sesaat yang muncul di masa pandemi. Metode WFH kini telah menjelma menjadi gaya kerja permanen yang diadopsi oleh banyak perusahaan dan profesional di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Apalagi WFH punya banyak keuntungan, mulai dari tidak perlu terjebak macet, dapat mengatur jadwal secara fleksibel, hingga bisa bekerja dengan lebih nyaman.
Nah, buat kamu yang sering WFH, ada beberapa rekomendasi aplikasi untuk WFH yang dapat menunjang kebutuhan produktivitas harianmu. Berikut ini sejumlah rekomendasi aplikasi pendukung WFH terbaik yang layak kamu coba. Yuk, simak rekomendasi aplikasi untuk WFH terbaik di bawah ini!
Zoom Meeting tentunya menjadi salah satu aplikasi untuk WFH yang tidak boleh terlewatkan. Sejak meledak popularitasnya di era pandemi, Zoom hingga kini masih dikenal sebagai platform meeting online yang paling andal, paling stabil, dan paling mudah digunakan oleh siapa saja, mulai dari karyawan korporat, pengajar, hingga freelancer. Apalagi Zoom mampu menyajikan dukungan kualitas video dan audio yang sangat jernih dan mulus.
Menariknya lagi, aplikasi Zoom juga turut menyediakan sederet fitur teknologi canggih, seperti fitur breakout rooms yang memudahkan diskusi kelompok kecil dan kemampuan menampung ratusan peserta dalam satu sesi meeting. Yang membuat Zoom semakin unggul di antara kompetitornya adalah ekosistem fiturnya yang terus berkembang mengikuti kebutuhan para penggunanya.
Kamu bisa memanfaatkan fitur virtual background untuk menjaga profesionalisme meski bekerja dari kamar tidur, menggunakan fitur recording untuk mendokumentasikan jalannya meeting, hingga memanfaatkan fitur whiteboard interaktif untuk sesi brainstorming bersama tim secara real-time.

Sumber: Slack
Salah satu rekomendasi aplikasi untuk WFH yang bisa kamu andalkan selanjutnya adalah Slack. Kamu dapat mengandalkan Slack sebagai platform komunikasi tim yang jauh lebih terorganisir dibandingkan grup WhatsApp biasa. Di sini, setiap percakapan bisa dikelompokkan ke dalam channels yang spesifik sesuai topik, divisi, atau proyek tertentu sehingga tidak ada lagi pesan penting yang tenggelam di antara obrolan-obrolan yang tidak relevan.
Slack juga menawarkan kemampuan integrasi yang luar biasa dengan ratusan aplikasi produktivitas lain yang mungkin sudah kamu gunakan sehari-hari, seperti Google Drive, Trello, Asana, Zoom, hingga GitHub. Artinya, kamu bisa menerima notifikasi tugas, berbagi dokumen, hingga memulai video call langsung dari dalam Slack tanpa harus berpindah-pindah aplikasi yang justru membuang waktu dan memecah fokus.
Baca juga: 7 Tips Produktif Saat WFH Agar Kerja Makin Efisien & Tetap Fokus
Jika kamu sering kerepotan dengan tumpukan tugas yang terasa tidak ada habisnya, kamu bisa mengandalkan aplikasi Trello. Trello merupakan aplikasi manajemen project yang paling intuitif dan paling mudah dipahami bahkan oleh kamu yang belum pernah menggunakan tools manajemen proyek sebelumnya. Berbasis sistem kanban board, Trello memungkinkan kamu untuk mengorganisir seluruh pekerjaan dalam bentuk papan visual yang terdiri dari kartu-kartu tugas yang bisa dipindahkan antar kolom sesuai statusnya.
Misalnya, dari kolom "To Do", bergeser ke "In Progress", hingga akhirnya dipindahkan ke kolom "Done" setiap kali sebuah tugas berhasil diselesaikan. Pendekatan visual inilah yang membuat Trello terasa sangat menyenangkan untuk digunakan sekaligus membantu kamu dan tim melihat gambaran besar progres pekerjaan secara sekilas tanpa harus membaca laporan panjang.
Rekomendasi aplikasi untuk WFH berikutnya yang tidak boleh kamu lewatkan adalah Google Workspace yang merupakan ekosistem aplikasi yang benar-benar dirancang untuk membuat aktivitas kerja jarak jauh terasa semulus bekerja di kantor sungguhan. Platform produktivitas all-in-one dari Google ini mengusung rangkaian lengkap aplikasi kerja yang sudah sangat familiar di telinga banyak orang, mulai dari Google Docs, Google Sheets, Google Slides, Google Drive, hingga Google Meet.
Semua aplikasi ini terhubung satu sama lain dalam satu ekosistem yang mulus dan terintegrasi sehingga kamu tidak perlu lagi repot berpindah-pindah platform hanya untuk menyelesaikan satu alur kerja dari awal hingga akhir. Yang paling membedakan Google Workspace dari suite produktivitas lainnya adalah kemampuan kolaborasi real time yang mengesankan. Kamu dan rekan timmu bisa mengedit dokumen yang sama secara bersamaan, melihat perubahan yang dilakukan satu sama lain secara langsung, dan memberikan komentar.
Notion menjadi salah satu rekomendasi aplikasi penunjang WFH yang bisa kamu andalkan berikutnya. Notion merupakan all-in-one workspace yang memungkinkan kamu untuk membangun sistem kerja personal berdasarkan gaya dan kebutuhan penggunanya. Dengan pendekatan berbasis blok, kamu bisa membuat halaman catatan sederhana, membangun database yang kompleks, merancang wiki internal tim, hingga membuat roadmap proyek yang komprehensif.

Sumber: Microsoft
Bagi kamu yang sudah terbiasa bekerja dalam ekosistem Microsoft, Microsoft Teams menjadi salah satu rekomendasi aplikasi untuk WFH yang tidak boleh dilewatkan selanjutnya. Platform kolaborasi andalan Microsoft ini mampu menyediakan pusat komunikasi dan kerja tim yang terintegrasi penuh dengan seluruh aplikasi Microsoft 365. Melalui Microsoft Teams, kamu dapat berpindah dari obrolan tim ke video meeting, lalu langsung mengedit dokumen Word bersama rekan kerja, semua tanpa harus keluar dari satu aplikasi yang sama.
Kamu bisa menggelar video conference berkualitas tinggi dengan kapasitas peserta yang sangat besar, memanfaatkan fitur Together Mode yang membuat peserta meeting terasa seperti duduk bersama dalam satu ruangan virtual, hingga menggunakan fitur transkripsi otomatis yang sangat membantu untuk mendokumentasikan jalannya diskusi tanpa perlu mencatat manual. Terlebih lagi Microsoft Teams juga punya fitur keamanan dan enkripsi data berlevel enterprise yang menjadi standar Microsoft.
Salah satu rekomendasi aplikasi untuk WFH terbaik selanjutnya adalah Asana. Asana merupakan platform manajemen project dan kerja tim yang dirancang untuk membantu memudahkan kamu dan seluruh anggota tim melihat dengan jelas siapa mengerjakan apa, kapan harus selesai, dan bagaimana setiap tugas saling terhubung satu sama lain dalam kerangka proyek yang lebih besar.
Selain itu, Asana juga punya tampilan yang bisa beralih antara format daftar, papan kanban, timeline Gantt chart, hingga kalender. Menariknya lagi, fitur workflow automation yang diusungnya juga turut memudahkanmu untuk mengatur notifikasi, pemindahan tugas, hingga pengiriman laporan secara otomatis sehingga energimu bisa difokuskan pada pekerjaan yang benar-benar membutuhkan kreativitas dan keputusan manusia.
Itu dia berbagai aplikasi yang kamu bisa manfaatkan untuk menunjang kebutuhan pekerjaan WFH. Namun, jangan lupa untuk melengkapi kebutuhan perangkat gadget terbaik di Eraspace yang telah terjamin kualitas dan terjamin orisinal. Salah satu rekomendasinya adalah JBL T670NC Headphone yang dapat menemani aktivitas WFH kamu jadi lebih fokus sambil mendengarkan musik.
Buat kamu yang mencari dukungan gadget audio yang berkualitas, kamu bisa pertimbangkan Eraspace. Apalagi ada banyak penawaran promo harga spesial yang bisa kamu temukan jika berbelanja di Eraspace. Yuk, segera kunjungi situs resmi Eraspace atau download aplikasinya sekarang juga!
Baca juga: Tips Remote Working dengan Galaxy AI, Jadi Lebih Praktis!