Sumber: Wattlecrop Cybersecurity Labs
Di era digital yang makin canggih ini, data pribadi jadi aset yang sangat berharga dan perlu dijaga. Apalagi penggunaan gadget seperti smartphone ataupun tablet membuat proses berbagi aplikasi atau file data pribadi menjadi jauh lebih mudah dari sebelumnya. Namun sayangnya, masih sedikit sekali pengguna yang benar-benar memahami mana saja jenis-jenis data pribadi yang sangat penting untuk dilindungi dan diamankan.
Padahal, ada risiko kebocoran data pribadi yang bisa mengancam keamanan data privasi sehingga akan sangat merugikanmu. Apalagi karena banyak dari kita yang menyimpan data di HP yang sering jadi target kejahatan siber. Nah, berikut ini ada sejumlah jenis data pribadi yang perlu diketahui dan dijaga untuk melindungi keamanan privasi kamu. Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Data Pribadi?
Menurut Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi alias RUU PDP, data pribadi merupakan data yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi atau mengenali identitas seseorang, baik digunakan secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya. Data tersebut bisa diakses secara langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik ataupun nonelektronik.
Berkat kegunaannya itu, data pribadi memiliki nilai yang sangat penting karena dapat digunakan untuk beragam keperluan, seperti pembukaan akun perbankan atau transaksi belanja online. Tidak heran jika pencurian data pribadi dapat membahayakan keamanan privasi hingga merugikan korbannya secara finansial, seperti pencurian identitas pribadi untuk aktivitas ilegal atau pembobolan rekening m-banking.
Sumber: I’M Tech
Jenis-Jenis Data Pribadi
Setelah mengetahui apa itu data pribadi, selanjutnya tentu kita juga harus mengetahui berbagai jenis data pribadi yang biasanya digunakan. Merujuk pada Pasal 4 RUU PDP, ada dua jenis data pribadi yang diatur, yaitu data pribadi bersifat spesifik dan bersifat umum. Setiap jenis data ini memiliki karakteristik serta tingkat sensitivitas yang berbeda, sehingga cara perlindungannya juga harus sesuai.
Data Pribadi yang Bersifat Spesifik
Jenis data pribadi yang bersifat spesifik mencakup informasi yang sangat sensitif dan memerlukan perlindungan lebih. Ketika data ini disalahgunakan, dampaknya bisa sangat serius bagi individu yang bersangkutan. Berikut beberapa contohnya:
- Data Kesehatan dan Genetika
Data yang berkaitan dengan kesehatan seseorang, seperti catatan medis, riwayat penyakit, atau hasil tes genetika, adalah jenis informasi yang sangat pribadi. Misalnya, informasi ini bisa mencakup kondisi kesehatan kronis atau hasil tes DNA yang sifatnya sangat rahasia. - Data Biometrik
Data biometrik mencakup informasi unik seperti sidik jari, pemindaian wajah, atau iris mata yang sering digunakan sebagai kunci keamanan perangkat, termasuk smartphone. Jika seseorang mendapatkan akses ilegal terhadap data biometrik, mereka bisa saja mengakses akun atau perangkat dengan mudah. - Data Keuangan Pribadi
Informasi tentang keuangan, seperti nomor kartu kredit, rekening bank, atau riwayat transaksi, juga termasuk data spesifik yang sangat rentan terhadap pencurian. Data keuangan sering kali menjadi target utama para penjahat siber yang berusaha memanfaatkan kelemahan sistem keamanan untuk mencuri uang atau melakukan penipuan identitas. - Catatan Kejahatan dan Data Anak
Jenis data pribadi yang terkait dengan catatan kriminal seseorang juga termasuk dalam kategori sensitif. Informasi ini bisa berdampak besar pada kehidupan sosial dan profesional individu jika bocor atau disalahgunakan. Begitu pula dengan data anak, yang sering kali tidak terproteksi dengan baik di dunia maya. Anak-anak lebih rentan terhadap eksploitasi dan ancaman keamanan karena mereka mungkin tidak menyadari risiko berbagi informasi secara online.
Baca juga: Jangan Panik, Lakukan Ini Ketika Data Pribadi Bocor
Data Pribadi yang Bersifat Umum
Berbeda dengan data spesifik yang lebih sensitif, jenis data pribadi yang bersifat umum mencakup informasi yang lebih sering dibagikan, namun tetap memerlukan perlindungan. Meskipun mungkin terlihat biasa saja, data ini bisa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang dengan mudah jika dikombinasikan dengan informasi lain.
Berikut adalah beberapa contohnya:
- Nama Lengkap dan Jenis Kelamin
Data dasar seperti nama lengkap dan jenis kelamin sering kali terlihat sepele, namun sebenarnya memiliki peran penting dalam membentuk identitas seseorang. Ketika data tersebut dipadukan dengan informasi lainnya, seperti tanggal lahir atau alamat, identitas seseorang bisa dengan mudah dilacak. - Kewarganegaraan, Agama, dan Status Perkawinan
Informasi kewarganegaraan, agama, dan status perkawinan biasanya dicantumkan di berbagai formulir online atau platform media sosial. Meski tergolong umum, jenis data pribadi ini tetap rentan jika disalahgunakan. Contohnya, seseorang dapat menggunakan informasi ini untuk melakukan diskriminasi berdasarkan latar belakang agama atau status sosial. - Data Pribadi yang Dikombinasikan
Data umum seperti nama, kewarganegaraan, atau status perkawinan dapat memberikan gambaran lebih lengkap jika dikombinasikan dengan data lainnya. Misalnya, informasi sederhana seperti nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon bisa digunakan untuk menyusun profil detail seseorang.
Dengan demikian, meskipun data umum mungkin terlihat kurang sensitif dibandingkan data spesifik, tetap penting untuk melindunginya. Data ini bisa menjadi bagian dari puzzle yang lebih besar dalam mengidentifikasi dan membentuk profil seseorang, terutama di era digital di mana informasi tersebar dengan mudah.
Sumber: School Governance
Data Pribadi di HP
Setelah memahami berbagai jenis data pribadi, baik yang spesifik maupun umum, penting bagi kita untuk mulai memeriksa berbagai jenis data pribadi di HP yang memiliki risiko besar mengalami kebocoran.
Di era teknologi yang semakin maju, berbagai jenis data pribadi di HP menjadi salah satu target utama bagi peretas dan penjahat siber yang mencari celah untuk mendapatkan informasi sensitif. Berikut beberapa jenis data pribadi di HP yang harus kamu jaga kerahasiaannya:
- Informasi Login dan Kata Sandi
Banyak orang menyimpan kata sandi di HP untuk mempermudah akses ke berbagai aplikasi, seperti email, media sosial, hingga layanan perbankan. Walaupun cara ini sangat praktis, ada risiko besar jika perangkat kita jatuh ke tangan yang salah. - Foto dan Video Pribadi
Data di HP kita menyimpan berbagai foto dan video yang sering kali bersifat pribadi. Entah itu dokumentasi momen-momen bersama keluarga atau informasi yang lebih sensitif, data visual ini bisa menjadi risiko serius jika tidak dilindungi dengan baik. - Data Lokasi dan Akses Aplikasi
Banyak aplikasi yang meminta akses ke data lokasi, baik untuk keperluan navigasi, pemesanan, atau layanan lainnya. Data lokasi ini sering kali disimpan dan bisa diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk berbagai tujuan, yang terkadang tidak kita sadari sepenuhnya.
Itulah beberapa jenis data pribadi di HP yang harus kamu jaga baik-baik dan jangan sampai bocor ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab karena bisa merugikan kamu. Nah, jika kamu ingin data pribadi di HP tetap aman, pastinya kamu butuh smartphone dengan sistem keamanan yang kuat. Untuk mencari smartphone yang punya keamanan tinggi, kamu bisa coba cek aja di Eraspace!
Caranya gampang banget. Kamu bisa langsung kunjungi websitenya atau download aplikasinya di App Store ataupun Play Store. Selain bisa mendapatkan HP dengan keamanan terbaik dan harga bersaing, ada banyak keuntungan lain seperti point MyEraspace, gratis ongkir, dan tentunya smartphone original. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera dapatkan smartphone impianmu dan nikmati pengalaman belanja seru di Eraspace!
Baca juga: Alasan Wajib Menjaga Privasi di Era AI untuk Perlindungan Data