
Variasi konten di media sosial kini semakin beragam dan belakangan ini pasti konten olahraga sedang ramai lewat di timeline kamu. Konten dengan tema olahraga semakin digemari karena semakin banyak orang yang sudah sadar akan pentingnya berolahraga supaya tubuh tetap sehat. Video-video olahraganya juga beragam, mulai dari lari, yoga, padel, hingga basket.
Kini juga sudah mulai lahir content creator yang secara khusus membuat konten dengan tema olahraga. Mereka bisa membagikan tips olahraga, cara melakukan gerakan yang tepat, hingga sekedar vlogging saat melakukan aktivitas olahraga. Kalau biasanya kamu hanya menonton saja, kini saatnya untuk membuat konten olahraga. Caranya mudah, hanya menggunakan beberapa peralatan saja sudah bisa menghasilkan konten yang berkualitas.
Supaya hasil konten tema olahraga kamu semakin diminati penonton dan supaya hasil videonya berkualitas tinggi, coba simak beberapa cara membuat konten olahraga berikut ini!
Saat membuat konten olahraga, tantangan terbesar datang dari kestabilan gambarnya. Aktivitas olahraga pastinya dilakukan dengan penuh gerakan yang membuat video shaky dan kurang nyaman ditonton. Untuk menghindari hal ini terjadi, kamu bisa merekamnya menggunakan tripod agar kamera tetap diam dan hasilnya lebih stabil.
Merekam video saat olahraga menggunakan tripod juga membantu kamu mendapatkan angle yang lebih luas tanpa harus repot mengatur ulang posisi kamera. Apalagi jika kamu berolahraga di satu tempat yang tidak berpindah seperti yoga, gym, atau tenis, penggunaan tripod akan sangat efektif.
Pastikan kamu memilih tripod yang punya kaki yang kuat dan fleksibel, terutama kalau kamu sering olahraga di area outdoor yang dasarnya tidak rata. Dari hasil rekaman itu kamu bisa edit menjadi konten timelapse supaya tidak membosankan. Dengan menggunakan tripod, hasil video akan terlihat lebih profesional dan nyaman digunakan meskipun direkam sendiri.

Sumber: Etsy
Selain merekam video menggunakan tripod, kamu juga bisa memanfaatkan phone holder untuk mendapatkan sudut pengambilan gambar yang unik dan lebih center. Ada banyak jenis phone holder yang bisa kamu pakai, salah satu yang paling sering dipakai phone holder yang bisa digantungkan di net lapangan. Aksesori ini sangat berguna terutama untuk olahraga seperti tenis, padel, atau badminton.
Dengan menempatkan di net, kamu bisa mendapatkan footage dari tengah lapangan yang akan terlihat lebih simetris dan menarik. Angle seperti ini sangat cocok untuk menangkap momen-momen penting saat kamu melakukan gerakan keren. Bahkan, kamu bisa mengubahnya menjadi video slow motion agar terlihat lebih dramatis.
Angle dari tengah lapangan ini juga efektif untuk konten tutorial. Penonton bisa melihat gerakan secara lebih jelas dan detail. Tentunya phone holder ini juga bisa dipakai untuk olahraga lainnya. Cukup taruh di meja atau gantungkan di dinding dan pastikan kamu berada di sisi tengah kamera supaya lebih nyaman ditonton.
Di tengah banyaknya konten olahraga di media sosial, kamu perlu tampil berbeda. Kunci utamanya adalah memiliki konsep yang unik dan tidak monoton. Maka, sebelum kamu membuat konten olahraga, pastikan kamu sudah punya konsep atau alur cerita video yang mantap. Sebagai contoh, kamu bisa membuat konten edukatif yang bakal banyak dicari orang, seperti teknik berlari yang benar atau gerakan strength training untuk mencegah cedera.
Selain konten edukasi, kamu juga bisa membuat konten ringan seperti vlog ketika melakukan aktivitas olahraga, outfit olahraga, hingga konten get ready with me versi olahraga. Bahkan, konten interaktif seperti mewawancarai orang di tempat olahraga juga menarik untuk dicoba. Variasi konsep akan membuat audiens tidak bosan dengan kontenmu. Semakin unik dan jarang konsepnya, semakin besar peluang untuk viral.
Baca juga: 5 Smartwatch yang Bisa Connect Strava, Olahraga Jadi Lebih Mudah!
Selain video yang dihasilkan sering goyang, ada tantangan lain yang harus kamu hadapi saat merekam video olahraga, yaitu memastikan objek video tidak out frame. Maka, kamu harus paham angle-angle terbaik di setiap jenis olahraganya dengan cara menyesuaikan sudut pengambilan gambar dengan gerakan yang kamu lakukan.
Misalnya, untuk yoga atau pilates, angle samping sangat efektif untuk menunjukkan postur tubuh. Sementara untuk angkat beban, low angle bisa memberikan kesan lebih kuat dan powerful. Untuk olahraga lari, kamu bisa mencoba POV atau angle dari depan untuk menunjukkan intensitas gerakan.
Pemilihan angle yang tepat akan membuat video terlihat lebih hidup dan engaging. Pastikan juga seluruh gerakan terekam dengan baik tanpa terpotong frame. Rutin periksa hasilnya supaya video yang sudah kamu rekam tidak menjadi sia-sia.
Visual yang bagus saja tidak cukup jika kualitas audio kurang jelas. Dalam konten olahraga, suara sering kali terpengaruh oleh angin atau kebisingan sekitar. Oleh karena itu, penggunaan microphone eksternal sangat disarankan, terutama jika kamu membuat konten tutorial atau menjelaskan sesuatu secara langsung.
Clip-on mic wireless bisa menjadi pilihan praktis karena mudah digunakan saat bergerak. Dengan audio yang jernih, penonton akan lebih mudah memahami pesan yang kamu sampaikan. Ini juga membuat konten terasa lebih profesional, natural dan nyaman ditonton.

Sumber: DJI
Cara membuat konten olahraga yang selanjutnya adalah pastikan kamu mengedit semua video yang telah diambil, karena tahap editing ini juga menjadi penentu hasil akhir. Pemilihan musik yang tepat bisa meningkatkan mood video dan menarik minat penontonnya. Gunakan lagu dengan beat yang sesuai dengan ritme olahraga yang kamu tampilkan, supaya video terasa lebih hidup dan energik.
Kalau ingin konten terlihat lebih profesional, kamu bisa edit video mengikuti ketukan musik. Teknik editing seperti ini sering disebut “on beat” dan sangat populer di media sosial. Kamu juga bisa menggunakan sound yang sedang viral untuk meningkatkan jangkauan. Kombinasi visual dan audio yang tepat akan membuat konten lebih menarik perhatian dan berkualitas tinggi.
Tips membuat konten olahraga yang satu ini layak untuk kamu coba kalau ingin hasil konten video yang lebih maksimal. Kamu bisa mempertimbangkan penggunaan action cam atau drone. Action cam sangat cocok untuk olahraga karena ukurannya kecil dan praktis untuk dibawa. Selain itu, fitur stabilisasi yang dimilikinya biasanya lebih baik dibanding kamera handphone. Hasil video pun jadi lebih tajam dan banyak fitur yang bisa kamu coba contohnya angle 360°.
Sementara itu, drone bisa memberikan sudut pandang yang tidak biasa, terutama untuk olahraga outdoor. Angle dari atas akan membuat video terlihat lebih sinematik dan profesional. Ini sangat cocok untuk aktivitas seperti lari, sepak bola, atau tenis. Dengan kombinasi alat yang tepat, kualitas konten olahraga kamu bisa lebih naik level dan potensi viral meningkat.
Kalau kamu serius menekuni bidang konten olahraga ini kamu bisa menggunakan kamera DJI Action 5 Pro Adventure Combo. Kamera ini punya sensor yang besar sehingga gambar akan terlihat terang dan detailnya jelas. Kamu bisa merekam aktivitas olahraga dengan mode 360° yang sudah dilengkapi fitur stabilitas canggih.
Untuk bisa mendapatkan perangkat ini kamu bisa membelinya melalui Urban Republic. Ada potongan harga spesial, jaminan barang original, dan penawaran gratis ongkir setiap pembelian di Urban Republic. Pastikan juga kamu sudah bergabung menjadi member MyEraspace untuk nikmati keuntungan lainnya!
Baca juga: Sejumlah Tips Bikin Konten Padel Agar Lebih Estetik dan Menarik