
Seperti halnya perangkat elektronik lainnya, handphone atau HP juga dapat mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh berbagai tekanan fisik dan kebiasaan penggunaan yang kurang tepat, mulai dari benturan saat terjatuh, paparan suhu panas, hingga cairan yang masuk ke dalam bodi. Apalagi ada beberapa komponen HP yang mudah rusak jika tidak mendapat perhatian ekstra sehingga wajib kamu perhatikan secara tepat.
Misalnya, layar HP merupakan salah satu bagian paling rentan karena setiap hari menjadi titik interaksi utama dan sangat sensitif terhadap benturan, tekanan berlebih, atau paparan panas. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui apa saja komponen HP yang mudah rusak agar bisa mencegahnya. Yuk, simak sejumlah komponen HP yang rawan rusak di bawah ini.
Layar atau panel display merupakan salah satu komponen HP paling rawan rusak yang perlu kamu perhatikan secara ekstra. Sebagian besar kerusakan HP yang dibawa ke service center berkaitan dengan masalah pada layar, seperti akibat layar retak atau bermasalah setelah terjatuh, benturan, atau tekanan pada permukaan kaca yang sensitif tersebut.
Bahkan meskipun produk HP terkini sudah dibekali dengan kaca pelindung yang kuat, desain layarnya yang semakin besar dan bezel yang tipis justru membuat permukaan tersebut lebih rentan terkena benturan langsung ketika terlepas dari genggamanmu. Kerusakan tidak hanya tampak pada permukaan kaca yang pecah, tetapi juga bisa berupa gangguan fungsi layar seperti kehilangan respons sentuhan, garis horizontal atau vertikal, hingga ghost touch.

Sumber: Everphone
Salah satu komponen HP yang mudah rusak selanjutnya adalah baterai. Tanpa komponen yang satu ini, perangkat HP tidak akan bisa berfungsi sama sekali. Apalagi baterai HP terkini umumnya menggunakan sel lithium-ion yang dirancang untuk diisi ulang berkali-kali sehingga kapasitasnya tetap menurun seiring siklus pengisian dari waktu ke waktu.
Selain itu, baterai HP juga bersifat sangat sensitif terhadap panas berlebih dan pola pengisian yang tidak tepat. Misalnya, baterai yang sering dipaksa dicas hingga 100% secara terus menerus atau terpapar suhu tinggi sehingga daya tahan baterai terus menurun.
Baca juga: 7 Rekomendasi HP 4 Jutaan Terbaik di 2025, Performa Flagship!
Port USB atau port pengisian daya merupakan salah satu komponen HP yang sering dipakai setiap hari, tetapi justru yang paling rawan mengalami kerusakan jika tidak dirawat secara tepat. Apalagi ukurannya yang kecil dan sudah dijangkau membuat port USB terbilang susah dibersihkan. Akibatnya, kamu mungkin akan mengalami masalah pengecasan seperti charging yang hanya bekerja pada sudut tertentu, koneksi yang tidak stabil, atau bahkan tidak bisa mengisi daya sama sekali.
Salah satu komponen HP yang rawan rusak selanjutnya adalah tombol Power dan Volume di sisi bodi HP. Apalagi tombol Power sering dipakai berkali‑kali untuk menyalakan, mematikan, atau mengunci layar, sedangkan tombol Volume terus ditekan untuk menaik‑turunkan suara. Pemakaian berulang‑ulang inilah yang menyebabkan bagian dalam mekanisme switch tombol makin aus dan lama‑kelamaan tombol jadi macet, keras ditekan, atau bahkan tidak responsif sama sekali.
Selain faktor usia pakai, debu dan kotoran yang menumpuk di sekitar tombol juga sering jadi penyebab tombol fisik tidak bekerja dengan baik karena kotoran bisa menghambat mekanisme pegas pada tombol tersebut. Jika tombol Power atau Volume sudah mulai tidak responsif atau terasa berat saat ditekan, hal ini bisa sangat mengganggu penggunaan sehari‑hari, mulai dari kesulitan menyalakan atau mematikan HP hingga tidak bisa mengatur volume dengan cepat.
Komponen speaker dan mikrofon termasuk bagian HP yang sering bermasalah karena keduanya berperan penting dalam aktivitas sehari‑hari seperti mendengarkan musik, menelepon, atau merekam suara. Speaker HP sendiri bisa rusak bukan hanya karena faktor usia pakai, tetapi juga karena debu, kotoran, benturan, atau paparan cairan yang lama‑kelamaan bisa membuat suara jadi pecah, terdengar kresek, atau bahkan hilang sama sekali saat dimainkan.
Paparan volume terlalu tinggi dalam jangka waktu lama juga bisa mempercepat ausnya membran speaker, yaitu bagian tipis yang bergetar menghasilkan suara sehingga kualitas audio makin menurun. Sementara itu, komponen mikrofon juga terbilang rentan bermasalah jika lubangnya tertutup kotoran, tersumbat debu, atau terkena benturan fisik.

Sumber: MUO
Salah satu komponen HP yang mudah rusak selanjutnya yang perlu diperhatikan secara ekstra adalah kamera HP. Kamera HP terdiri dari modul yang sangat rumit seperti lensa, sensor, fokus otomatis, dan stabilisasi gambar. Namun, benturan fisik akibat terjatuh, paparan cairan atau kelembapan, maupun masuknya debu bisa dengan cepat mengganggu mekanisme ini sehingga membuat hasil jepretan foto menjadi blur dan buram.
Selain faktor fisik, kerusakan kamera juga bisa terjadi akibat komponen internal yang terganggu, seperti mekanisme optical image stabilization yang rusak atau koneksi komponen yang longgar setelah benturan. Untuk meminimalkan risiko ini, kamu perlu menjaga HP dari benturan keras serta membersihkan area kamera secara lembut dengan kain microfiber agar debu dan kotoran tidak menghalangi lensa.
Nah, itu dia sejumlah komponen smartphone yang mudah rusak. Kamu perlu memperhatikan berbagai komponen HP tersebut secara ekstra agar tidak mudah rusak. Namun, jika ingin upgrade HP andalan harianmu, jangan ragu untuk membeli HP terbaru di Eraspace. Kamu bisa mempertimbangkan Samsung Galaxy S26 yang baru saja dirilis di Eraspace.
HP Samsung Galaxy S26 punya fitur SuperSteady yang dapat memastikan hasil rekaman kamera tetap stabil bahkan meskipun sedang merekam dalam kondisi bergerak. Beruntungnya, kamu bisa membeli Samsung Galaxy S26 Series dengan penawaran harga terjangkau di Eraspace. Caranya, segera kunjungi situs resmi Eraspace atau download aplikasinya sekarang juga!
Baca juga: Rekomendasi HP 5 Jutaan Terbaik, Punya Performa Sekelas Flagship!